Tips Mengelola Keuangan UMKM

Tips Mengelola Keuangan UMKM

Manajemen atau mengelola keuangan merupakan skill penting yang harus dikuasai setiap orang. Mulai dari pekerja kantoran, pelajar atau mahasiswa, ibu rumah tangga, sampai pengusaha.

Bagi seorang pengusaha, tujuan manajemen keuangannya adalah untuk memperoleh nilai maksimal dari usaha yang dijalankannya. Hal ini juga berlaku bagi penggiat UMKM karena demi menjaga kelangsungan bahkan meningkatkan skala usahanya.

Mengapa Pelaku UMKM Harus Mengelola Keuangannya

Seperti telah disebutkan sebelumnya mengenai betapa pentingnya pengelolaan keuangan secara baik bagi pelaku usaha, berikut adalah beberapa alasan penting lain mengapa pelaku UMKM wajib mengelola aspek keuangan bisnisnya.

  • Sebagai alat perencana dan peraih tujuan keuangan
  • Untuk memudahkan proses monitoring dan evaluasi
  • Sebagai instrumen penunjang dalam pengambilan keputusan maupun strategi
  • Untuk mengetahui jumlah laba adebagai alat untuk membantu meningkatkan level usaha

5 Tips Jitu dalam Mengelola Keuangan UMKM

1. Pisahkan uang pribadi dengan uang usaha

Salah satu masalah yang kerap dianggap biasa para pengusaha adalah menggabungkan uang pribadi dengan uang usaha. Jika kebiasaan ini terus dilakukan maka upaya pencatatan keuangan bisnis pun bisa berantakan.

Oleh karena itu, mulai sekarang pisahkan seluruh keuangan pribadi dan bisnis demi mempermudah pemantauan arus keluar masuk keuangan bisnis. Bila perlu, buatlah beberapa rekening bank untuk membedakan simpanan urusan pribadi dan bisnis.

2. Buatlah rencana penggunaan biaya (Anggaran)

Baik biaya yang dimiliki pengusaha itu banyak maupun sedikit, perencanaan anggaran adalah penting yang wajib dilakukan. Tanpa adanya rencana, pengusaha akan kesulitan dalam meraih tujuan keuangan bisnisnya.

Buatlah anggaran dengan menyesuaikan jumlah biaya yang dimiliki. Anggaran pengeluaran dan target pendapatan harus sesuai dengan budget. Jika eksekusi anggarannya sejalan dengan rencana awal maka kita bisa terhindar dari kerugian.



3. Buatlah catatan keuangan

Setelah rencana anggaran dibuat, dalam tahap perjalanan usaha perlu juga untuk mencatat setiap arus keuangan, baik yang masuk maupun keluar. Melalui catatan yang baik, kita bisa mengetahui berapa jumlah keuntungan atau kerugian.

Tidak hanya penjualan dan pembelian, kita juga perlu mencatat transaksi hutang piutang, persediaan atau stok, serta aset-aset tetap dalam usaha. Bila masih awam dengan metodenya, gunakan bantuan internet untuk belajar lebih dalam lagi.

Selain itu, alih-alih mencatat secara konvesional menggunakan buku, di era revolusi industri saat ini, pengusaha bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi demi memudahkan pencatatan keuangan bisnisnya.

 

4. Kontrol aset, hutang, serta modal usaha

Buatlah jadwal pemeriksaan aset, hutang, serta modal secara berkala. Ketiga hal tersebut harus dipastikan dalam kondisi lengkap dan baik. Jika diketahui kondisinya ternyata baik maka kita bisa coba memutar asetnya agar menghasilkan keuntungan.

Di samping itu, cek juga tanggal-tanggal penting yang berkaitan dengan transaksi hutang piutang. Pengecekan tanggal dilakukan agar mengetahui kapan-kapan saja pengusaha perlu menagih piutang maupun membayar hutang.

 

5. Lakukan penilaian arus keuangan secara berkala

Tips terakhir yang tak kalah penting adalah melakukan monitoring dan evaluasi atas arus keuangan bisnis secara berkala. Periksalah semua pencatatannya apakah sudah sesuai (Balance) atau belum.

Pada tahap ini, pelaku UMKM harus benar-benar mengerti kondisi arus keuangan bisnisnya secara menyeluruh. Jika sudah diketahui bagaimana keadaannya maka selanjutnya evaluasi bisa dilakukan.

Selain menilai keadaan keuangan, hal ini juga bertujuan untuk membuat perencanaan maupun strategi baru demi memperbaiki manajemen keuangan bisnis di masa selanjutnya.

 

Saking vital peranannya, manajemen keuangan bisa diibaratkan sebagai jantungnya usaha atau bisnis. Oleh karena itu, tidak ada alasan untuk tidak mengelolanya secara efektif dan efisien. Jika sudah demikian, pengusaha juga yang akan merasakan manfaatnya.

Apabila pelaku UMKM sudah menerapkan kelima tips di atas maka bisa dipastikan perjalanan bisnis akan berjalan semakin baik dan tentunya berbagai kendala keuangan bisa diatasi jauh lebih mudah. Tak perlu berpikir lama lagi, mari segera mempraktikannya!

 

Kunjungi juga Website kami di www.lpkn.id

Youtube https://www.youtube.com/channel/UCDYl55gmR97drxxI_61d-ew

Loading

Kunjungi juga website kami di www.lpkn.id
Youtube Youtube LPKN

Dwi Lukmantoro
Dwi Lukmantoro

Salam Kenal, saya Dwi Lukmantoro. Laki-laki muda asal Ngawi yang gemar menulis. Mari bertukar pemahaman, informasi, saran, dan motivasi.

Artikel: 14

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 + 3 =