Urgensi Personal Branding dan Tips Membangunnya Secara Optimal

Pasti Anda pernah mendengar istilah personal branding. Branding ini merupakan sebuah strategi dalam meningkatkan nilai diri agar dikenal serta diperhitungkan oleh banyak pihak. Mengenai personal branding, setiap individu pasti memerlukannya, tidak hanya diperlukan influencer, wirausaha, penyanyi, pemikir terkemuka, dan profesi penting lainnya. Apapun profesi dan kepentingannya, setiap individu pasti akan memerlukan personal branding yang optimal.

Apabila Anda ingin mengenalkan diri kepada dunia, bermanfaat untuk orang banyak, menjangkau tujuan kehidupan, dan membuat pengaruh untuk kehidupan, hendaknya mulai dari sekarang segera membangun personal branding secara optimal. Personal branding adalah sebuah proses berkelanjutan yang akan membawa seseorang mengembangkan reputasinya dan tentu saja mendefinisikan kesuksesan sebagai bentuk pengemasan diri.

Nilai Penting Personal branding

Modernisasi zaman saat ini sudah membawa banyak perubahan. Berbagai perkembangan yang ada justru merupakan kesempatan bagi setiap individu untuk mengambil peran menggapai tujuan kehidupan. Dalam mencapai itu semua, diperlukan aset dalam diri yang secara positif mampu meningkatkan nilai, sehingga bisa dipercaya oleh orang lain, yang selanjutnya disebut personal branding. Untuk memperdalam pengertian mengapa personal branding itu harus dikenal dan bersifat penting, inilah beberapa fungsinya yang harus dipahami.

  1. Mengembangkan Kepercayaan

Mendapatkan kepercayaan dari orang lain merupakan suatu hal yang luar biasa. Anda dapat lebih mudah melakukan berbagai hal yang positif secara optimal dalam ruang lingkup yang besar. kesempatan akan terbuka lebar dengan menjadi seseorang yang dipercaya. Inilah poin pertama dalam fungsi personal branding yaitu sebagai cara mengembangkan kepercayaan orang lain terhadap diri Anda.

Mempunyai branding yang baik juga akan menciptakan niat yang jelas dan tulus, sehingga menjadi kunci dalam menumbuhkan kepercayaan. Orang-orang pasti akan merasa nyaman dan aman bekerja sama dengan Anda yang dipercaya karena mempunyai nilai diri unggul. Mereka percaya Anda mampu bertanggung jawab atas kepentingan bersama. Semakin banyak orang yang percaya kepada Anda, maka semakin baik pula reputasi Anda. Berbagai tujuan dalam kehidupan akan lebih mudah tercapai.

  1. Membangun Kredibilitas

Kredibilitas sangat penting dimiliki seseorang dan perlu dipertahankan. Personal branding sejatinya berfungsi membangun kredibilitas seseorang di bidang tertentu sesuai keahliannya, sehingga semakin meningkatkan nilai diri. Penghargaan atas diri semakin tinggi dan sangat mendukung jalur karir dan pencapaian tujuan seseorang tersebut. Semakin tinggi kredibilitas, semakin tinggi pula nilai dalam diri seseorang yang diakui.

  1. Membangun Koneksi

Koneksi sangat penting dalam membangun ikatan dengan orang lain atau suatu komunitas. Setiap kali Anda membutuhkan mitra kerja, konsumen, supplier, investor, dan pihak terkait lainnya, pasti memerlukan koneksi atau jaringan yang saling terhubung. Seberapa luasnya jaringan tersebut menentukan seberapa baik branding seseorang. Untuk itu, personal branding bermanfaat membangun koneksi agar optimal dan tepat sasaran. Dengan demikian, Anda akan memperoleh koneksi yang saling menguntungkan satu sama lain, baik dalam hal karir, kegiatan sosial, pelatihan, dan sebagainya.

  1. Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Rasa percaya diri sangat penting dimiliki setiap individu agar dapat melakukan berbagai hal secara optimal. Totalitas tanpa batas dapat diwujudkan dengan rasa percaya terhadap apa yang dimiliki oleh diri sendiri. Berkomunikasi dengan orang lain untuk mempunyai relasi juga memerlukan rasa percaya diri tinggi. Untuk itu, personal branding menjembatani setiap individu agar dirinya semakin dikenal masyarakat, sehingga semakin percaya diri.

  1. Menguatkan Authenticity

Personal branding berasal dari nilai diri, keterampilan, kompetensi, hasrat, dan tujuan. Semua hal tersebut merupakan usaha seseorang untuk membuat dirinya semakin bermakna. Personal branding ini membuat seseorang terus tumbuh melebihi yang ia percayai. Branding ini membuat seseorang menjadi otentik dan membantunya memenuhi hal-hal dalam hidup dengan lebih mudah. Jadi, personal branding mengarahkan setiap individu menjadi unik, unggul, dan beda dari yang lain.

Tips Optimal Membangun Personal branding

Uraian sebelumnya sudah menjelaskan bagaimana sebenarnya peran penting personal branding. Dalam memulainya, tentu banyak hal yang perlu dipersiapkan dan dipertahankan secara kontinu. Kesuksesan dalam hidup tentu harus didukung dengan kredibilitas dan kapasitas diri. Semua itu mampu diraih melalui optimalisasi personal branding. Tak perlu banyak bertanya, inilah tips untuk membangun personal branding.

  1. Mencari Tahu Siapa Anda

Mencari tahu siapa Anda sebenarnya adalah pekerjaan personal. Setiap individu perlu mengetahui jati dirinya dengan jalan introspeksi diri. Mulailah dengan membuat daftar kekuatan dan kelemahan diri. Renungkanlah bagaimana karakter diri yang dimiliki, apa saja kompetensi yang dimiliki, apa bidang pekerjaan yang unggul, peran apa yang bisa dilakukan, prestasi apa yang sudah pernah diraih dan harus diraih di kemudian hari, hobi apa yang perlu dioptimalkan dan mendukung pekerjaan, dan bagaimana cara mengatasi kelemahan yang dimiliki.

Melalui berbagai pertanyaan tersebut, Anda dapat mengulas bagaimana nilai diri, kompetensi, keterampilan, dan sejauh mana peran dalam kehidupan. Posisi diri juga akan diketahui, sehingga dapat menjadi titik awal meningkatkan personal branding. Dengan daftar jawaban dari pertanyaan tersebut, Anda bisa memulai menerapkan personal branding dari segi nilai dan potensi diri.

  1. Menentukan Tujuan Ingin Dikenal

Setiap orang pasti mempunyai tujuan dalam hidupnya. Personal branding diperlukan untuk melancarkan tujuan tersebut, di mana manusia pasti memerlukan koneksi dan dukungan dalam mencapai itu semua. Berkaitan dengan hal tersebut, meningkatkan personal branding dapat dilakukan dengan menentukan tujuan mengapa Anda ingin dikenal orang lain atau pihak lain. Jika tujuan ini jelas, maka upaya personal branding berupa peningkatan nilai dan potensi diri akan terarah dan terukur.

  1. Melakukan Riset Industri

Personal branding diperlukan untuk mendukung tujuan, misalnya dalam karir, kontribusi sosial, kegiatan solidaritas, dan sebagainya. Salah satu cara untuk meningkatkan personal branding ini adalah melakukan riset industri. Anda tentunya memerlukan kerja sama dengan pihak lain untuk mencapai tujuan yang direncanakan. Dengan melakukan riset kepada industri terkait tujuan Anda, kegiatan peningkatan personal branding akan tepat sasaran. Sebagai contoh, Anda ingin merintis karir di bidang fotografi, maka riset ke studio foto, wedding organizer, dan perusahaan lainnya yang memerlukan jasa periklanan juga dapat menjadi objek riset untuk mitra kerja.

  1. Berkarya

Sebuah karya adalah suatu bukti nyata dari potensi seseorang. Semakin aktif berkarya, seseorang semakin dikenal, dihargai, dan dipercaya dalam bidang tersebut. Melalui sebuah karya, Anda dapat meningkatkan personal branding. Koneksi semakin luas dan bisa belajar atau bahkan bekerja sama dengan orang-orang dalam bidang yang sama. Untuk itu, jadikanlah berkarya sebagai suatu kebutuhan.

  1. Menentukan Audiens

Audiens sangat penting sebagai sasaran personal branding. Kegiatan branding yang dilakukan harus tepat sasaran, terutama ke kelompok orang atau komunitas yang berkaitan dengan potensi diri. Anda harus menyiapkan akun pribadi yang memuat potensi diri, karya, kontribusi, dan pengalaman organisasi atau pengalaman kerja agar memperoleh kepercayaan orang lain. Tunjukkan dengan bukti berupa foto karya atau sertifikat agar Anda dipercaya. Anda juga dapat berkomunikasi dengan beberapa pihak terkait untuk melamar pekerjaan atau menawarkan kerja sama dengan menunjukkan CV.

  1. Memperluas Jaringan

Jaringan sangat penting untuk setiap individu untuk terus berkembang. Dalam rangka meningkatkan personal branding, upayakan Anda menjalin komunikasi dan kerja sama dengan beberapa orang atau pihak terkait yang mendukung tujuan. Semakin banyak jaringan yang dibuat, semakin banyak pula nilai dan kesempatan yang diperoleh.

  1. Mencari Sertifikasi

Sertifikasi merupakan suatu bentuk konkrit dari potensi diri. Hal ini sebagai sebuah upaya membuktikan kepada orang lain bahwa diri Anda memang berkompetensi dalam suatu bidang tersebut. Jadi, upayakan untuk mempunyai setidaknya satu sertifikasi keahlian yang dapat mewakili potensi Anda.

  1. Meminta Rekomendasi

Selain sertifikasi, rekomendasi dari orang yang kredibel juga sangat penting. Rekomendasi ini merupakan suatu modal seseorang untuk menjalin konektivitas dengan orang lain. Dalam peningkatan personal branding, Anda dapat meminta rekomendasi dari kolega yang berkompeten, atasan yang mengakui kinerja Anda, ataupun lembaga tempat Anda bekerja. Nantinya, rekomendasi ini akan berguna untuk menjalin kerja sama baru, menambah relasi baru, memperoleh beasiswa, ataupun menambah pekerjaan.

Berbicara mengenai personal branding memang sangat menarik, bukan? Dalam rangka memperoleh kepercayaan dan pengakuan orang lain, personal branding memang solusinya. Anda dapat mengikuti berbagai pedoman di atas sekaligus memahami betapa pentingnya melakukan personal branding demi mencapai cita-cita. Berbagai fasilitas online yang ada saat ini juga sangat mendukung efektivitas peningkatan personal branding.

Loading

Kunjungi juga website kami di www.lpkn.id
Youtube Youtube LPKN

Yuan Adelintang Kurniadita
Yuan Adelintang Kurniadita

Saya adalah seorang mahasiswi magister Sains Manajemen. Saya mempunyai hobi menulis dan berpengalaman sebagai penulis artikel freelance.

Artikel: 16

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 + 1 =