Kenali Tipe Kepribadian Dirimu Untuk Mempermudah Pekerjaanmu

Kepribadian merupakan faktor terbaik untuk digunakan memprediksi kinerja karyawan. Variabel ini dapat digunakan untuk memprediksikan kinerja karyawan secara kontekstual meskipun tidak mendukung kinerja karyawan secara teknis. Hubungan antara kepribadian dengan kinerja seseorang dipengaruhi oleh keadaan dan kecenderungan individu untuk berperilaku berbeda dan menyimpang dari karakteristik sifat ketika berada diluar lingkungan kerja. Hubungan ini juga dipengaruhi oleh keanekaragaman karakter dan faktor lingkungan.

Dalam perusahaan tidak dapat dihindari gesekan antara individu-individu karena perbedaan karakter dan sikap masing-masing individu. Perusahaan harus tegas dalam menyelesaikan masalah tersebut, karena dampak dari gesekan tersebut akan menurunkan produktivitas dan motivasi karyawan. Setiap karakter individu memiliki keunikan masing-masing dalam menetukan ritme dari sebuah pekerjaan. Ketika terjadi gesekan antara karakter individu dengan yang lain, diusahakan untuk menahan terlebih dahulu sifat aslinya. Berikut terdapat karakteristik dari masing-masing individu;

Tipe Kepribadian

  • Analytical

Analytical memiliki kelebihan dalam Berpikir dalam, serius, detail. Cerdas, kreatif, berbakat, idealis. Tipe analytical cenederung orang yang pendiam dan lama untuk mengambil keputusan karena terlalu memikirkan resiko.

  • Amiable

Merupakan seorang yang hangat, bersahabat, dapat diandalkan, setia, berdedikasi tinggi dan kooperatif, pekerja keras yang tidak mudah menyerah, merupakan pendengar yang baik akan tetapi cenderung menghindari konflik atau konfrontasi, dan menyukai sesuatu yang memiliki jaminan dan beresiko rendah. Namun amiable cenderung lambat membuat keputusan dan terlalu membawa perasaan pada setiap kegiatan.

  • Driver

Merupakan tipe orang yang mandiri, tidak terlalu mempedulikan keadaan sekitar karena lebih peduli pada tujuan, dapat mengambil keputusan dengan cepat, dan tidak takut untuk mengambil resiko. Namun driver memiliki kelemahan terutama pada emosi yang tidak bisa sabar, tidak teliti, dan cenderung ingin menjadi bos.

  • Expressive

Orang yang menarik, gembira, senang berbicara, mudah bergaul, inspiratif, dan cepat memulai. Tipe expressive sangat senang sekali diberikan kesempatan untuk berbicara dan tidak akan menyerah begitu saja apabila idenya tidak diterima. Dengan hal tersebut membuat tipe expessive cenderung tidak sabaran, manipulatif, dan reaktid yang bisa mengakibatkan gesekan yang sangat besar.

Kepribadian Dasar

Manusia memiliki 4 dasar kepribadaian dasar yang berbeda di masing-masing individu. Kepribadaian dasar tersebut dibagi 4 yang bisa disebut koleris, sanguinis, melankolis, dan plegmatis. Empat kepribadian tersebut memliki keunggulan dan kekuranagan tersendiri.

  1. Koleris

Dalam sebuah kelompok, seorang Koleris akan selalu tampil di depan dan menjadi pemimpin kelompok tersebut. Ambisi mereka untuk menjadi ‘The First One′ sangatlah besar. Mereka suka memerintah dan mengkritik orang lain, tetapi tidak mau diperintah dan dikritik orang lain. Orang-orang Koleris terkesan kejam dan sinis, mereka kurang bisa berempati pada orang lain, belas kasihannya terhadap penderitaan orang lain juga minim, karena perasaannya kurang bermain. Namun demikian tipe Koleris mempunyai kekuatan yaitu : berbakat memimpin, dinamis, berkemauan kuat dan memancarkan keyakinan, percaya diri, bisa melakukan semua hal, jago mengorganisasi, dan mandiri. Adapun kelemahannya adalah : tidak sabaran, suka memerintah, terburu buru, suka beragumentasi, dan kaku atau taat dengan aturan.

  1. Sanguinis

Orang-orang Sanguinis adalah pribadi yang gembira, mudah membuat orang lain tertawa, dan bisa menyemangati orang lain. Sayangnya, mereka cenderung bersifat impulsif (bertindak sesuai emosi atau sesuai keinginannya. Kepribadian dengan tpe Sanguinis mempunyai kelebihan Yaitu: antusias dan ekspresif , tulus , kreatif, berenergi, mengawali sesuatu dengan brilian, menginspirasi orang lain, dan supel. Adapun kelemahannya adalah : terlalu banyak bicara, pelupa, terlalu bersemangat, egois, mudah komplain, mudah tertipu (naif), mudah emosi, dan tidak pernah dewasa.

  1. Melankolis

Melankolis adalah tipe kepribadian yang paling berbakat, sekalipun mereka adalah tipe terakhir yang menghargai bakat mereka sendiri. Pada dasarnya, mereka adalah orang-orang yang tertutup. Mereka cenderung memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi dan sangat menghargai seni. Orang-orang Melankolis adalah orang-orang yang pemurung dan gampang tersentuh. Mereka dilahirkan sebagai pribadi yang perfeksionis, analitis, sistematis, serius, rela berkorban, dan takut akan kegagalan. Mereka juga suka meremehkan diri sendiri, walaupun sebenarnya mereka adalah orang-orang yang produktif dan berbakat. Tipe Melankolis cenderung terobsesi untuk menghasilkan karya yang paling bagus dan sempurna. Mereka sangat sensitif, dan sangat mudah dikuasai oleh perasaan. Seringkali, perasaan yang mendasari kehidupan sehari-harinya adalah perasaan murung. Kekuatan tipe Melankolis adalah : bijaksana, , fokus dengan tujuan, berbakat dan kreatif di bidang seni, peka terhadap orang lain, teliti, perfeksionis, hemat, penemu solusi, dan setia. Adapun kelemahannya adalah : selalu mengingat hal negatif, mudah depresi, rendah diri, dan mementingkan kenyamanan diri sendiri.

  1. Plegmatis

Orang-orang Plegmatis adalah orang-orang yang pemalu dan tidak ingin menonjol di keramaian. Mereka dilahirkan dengan bakat diplomasi, kalau mereka mempunyai kekurangan, akan mereka kemukakan dengan cara sediplomatis mungkin. Orang-orang Plegmatis mempunyai pembawaan yang tenang dan kalem, mereka juga dicintai oleh anak-anak. Mereka juga bisa membuat orang-orang tertawa dengan sifat humorisnya. Kadang, mereka tampak tidak beremosi, jarang menampakkan perasaan sedih atau senangnya, dan naik turun emosi mereka tidak tampak dengan jelas. Mereka bisa menguasai diri mereka sendiri, introspektif, dan bisa menjadi teman yang menyenangkan. Kelemahan tipe kepribadian Plegmatis adalah mereka cenderung mencari jalan pintas dan hanya ingin mengambil mudahnya saja. Jadi kekutan tipe kepribadian Plegmatis adalah : tenang, meneduhkan, penurut, mudah bergaul, sabar, simpatik, memiliki kemampuan di bidang administratif, dapat menengahi permasalahan, dan senang memilih solusi yg mudah atau simpel. Namun kelemahannya adalah tidak antusias,, peragu, suka menghindari tanggung jawab, terlalu pendiam, dan keras kepala.

  1. Tipe Kombinasi
    • Melankolis-Koleris (Perfection)
    • Koleris-Melankolis (Super Power)
    • Koleris-Sanguinis (Active Energetic)
    • Sanguinis-Koleris (Cheerful Energetic)
    • Koleris-Phlegmatis (Beautiful Calm)
    • Phlegmatis-Koleris (Honesty)
    • Melankolis-Sanguinis (Deeply Sweet)
    • Sanguinis-Melankolis (Friendly)
    • Melankolis-Phlegmatis (Purity)
    • Phlegmatis-Melankolis (Sincerity)
    • Sanguinis-Phlegmatis (Popularity)
    • Phlegmatis-Sanguinis (Exclusive Special)

Flexibilitas Perilaku

  1. Jika berbicara dengan Analytical: Usahakan untuk mendukung pendekatan Analytical yang terorganisasi, penuh pertimbangan. Setiap kontribusi yang anda buat terhadap tujuannya harus didemonstrasikan melalui aksi dari pada kata-kata(kirimkan literature, brosure, tabel, dsb). Sistematis, nyata, terorganisasi, dan disiapkan dengan analisa.
  2. Jika berbicara dengan Amiable: Usahakan mendukung perasaan Amiable. Perlihatkan bahwa anda tertarik dengannya sebagai pribadi (person). Yakinkan mendapatkannya untuk membedakan apa yang dia inginkan dari apa yang dia pikirkan tentang apa yang anda inginkan untuk didengar. Jika tidak setuju dengan Amiable, jangan mendebat, jangan mendebat fakta dan logik. Diskusikan pendapat dan perasaan pribadi. Jika dengan Amiable dengan cepat menetapkan sasaran dan mencapai keputusan yang cepat, jelajah iarea potensial untuk ketidaksepahaman atau ketidakpuasan.
  3. Jika berbicara dengan Expressive: Usahakan Expressive berkata tentang pendapat, ide dan mimpi dan coba untuk mendukungnya. Jangan tergesa-gesa dalam berdiskusi. Expressive tidak suka kalah dalam berargumentasi, jadi usahakan jangan berargumentasi. Sebaliknya jelajahi kemungkinan solusi dimana berdua dapat membagi entusiasime. Jika mencapai kesepakatan, ratakan jalan detail yang spesifik tentang apa, kapan, siapa dan bagaimana.
  4. Jika berbicara dengan Drivers: Coba dukung tujuan dan sasaran Drivers. Tanyakan pertanyaan yang memungkinkan Drivers menemukan sesuatu daripada dikatakan. Jaga hubungan seperti bisnis. Jangan berusaha membangun hubungan personal jika itu merupakan tujuan spesifik Drivers. Jika tidak setuju dengannya, argumentasikan fakta, bukan perasaan pribadi. Berikan penghargaan pada idenya, bukan pada personalitasnya.

Loading

Kunjungi juga website kami di www.lpkn.id
Youtube Youtube LPKN

wahyuaja
wahyuaja

Seorang mahasiswa yang sedang berkuliah dengan ketertarikan menulis segala hal menarik dan dapat bermanfaat bagi orang lain

Artikel: 12

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *