Pentingnya Kemampuan Mengatur Organisasi Otak Guna Meningkatkan Daya Ingat

Tidak dapat dipungkiri bahwa manusia diberi anugerah akal pikiran yang menakjubkan dibandingkan dengan makhluk lainnya, suatu kemampuan yang membuat untuk terus memperluas keinginannya. Hakikatnya, seluruh organ tubuh manusia bekerja atas dasar pemikiran dari otak seperti belajar, bekerja, makan, dan lain sebagainya. Otak manusia selalu berusaha mengumpulkan informasi yang berakibat pada hal selanjutnya yang akan terjadi.

Bagaimana jika setelah itu tidak terjadi? Meskipun kemampuan otak manusia begitu luar biasa terkadang juga merasakan batasan yang terjadi, salah satunya sifat lupa atau kesulitan dalam mengingat sesuatu. Terlalu banyaknya informasi tanpa mengaturnya dengan baik membuat otak tidak dapat berkonsentrasi sebagaimana kerjanya. Kunci untuk memaksimalkan kemampuan otak tersebut ialah dengan memahami cara mengatur informasi yang masuk ke otak.

Sumber gambar: Pixabay

Otak Manusia Memiliki Potensi Yang Luar Biasa

Albert Einsten pernah berkata bahwa hanya ada dua hal yang tidak terbatas, yaitu alam semesta dan otak manusia. Peneliti otak menyimpulkan bahwa rata-rata manusia hanya memfungsikan otaknya kurang dari 1% kapasitas total. Jika otak manusia memiliki potensi yang hebat, lantas mengapa kita sulit untuk mengingat? Salah satu sebabnya mungkin karena kita belum mengorganisir kinerja otak kita dengan tepat.

Otak manusia terbagi menjadi dua yaitu otak kiri dan kanan. Kemampuan otak kiri berkaitan dengan kata, angka, logika, hitungan, mengontrol belahan tubuh kanan, dan menyimpan informasi untuk jangka pendek. Sementara itu, kemampuan otak kanan berkaitan dengan gambar, warna, konseptual, imajinasi, mengontrol belahan tubuh kiri, dan menyimpan informasi untuk jangka panjang. Perbedaan kapasitas ingatan antara otak kiri dan kanan menjelaskan kenapa manusia dapat lebih mudah mengingat wajah ketimbang nama ketika berkenalan dengan seseorang, kemampuan mengingat wajah di kontrol oleh otak kanan yang ingatannya bersifat jangka panjang. Sedangkan nama dan susunan kata di kontrol oleh otak kiri.

Kondisi tidak mampu mengingat disebabkan karena manusia hanya menggunakan otak kiri ketika menerima informasi baru. Selain itu, ada saat ketika otak merasa penuh. Hal ini terjadi jika manusia mengingat hanya menggunakan otak kiri sehingga seluruh informasi yang masuk bertumpuk di satu sisi.

Manusia harus paham bahwa otak kiri dan kanan selalu berusaha seimbang. Jika mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi, hal itu disebabkan otak kiri yang sedang berusaha mengingat, tetapi otak kanan menyeimbangkannya dengan melamun.

Memahami Cara Kerja Otak

Selalu melibatkan kedua belah otak dan menggunakannya sesuai dengan cara kerjanya merupakan prinsip dasar untuk memiliki daya ingat yang hebat. Kebanyakan informasi disekitar kita hanya disajikan dalam bentuk tulisan, padahal cara kerja alami otak berupa gambar dan imajinasi. Oleh karena itu, berusahalah untuk menambahkan gambar ketika sedang mengingat tulisan tertentu.

Pada suatu kejadian ketika berinteraksi dengan seseorang perhatikanlah mimik wajah dan bahasa tubuh lawan bicara agar pada saat itu dapat diperoleh informasi lebih banyak dari yang disampaikan langsung.

Cara mengaitkan kata-kata dengan gambar dapat dilakukan dengan trik berikut.

  1. kata konkret, misal: mobil, rumah, dan gunung dapat langsung Anda bayangkan;
  2. kata abstrak, misal: pemasaran, maka bayangkan brosur, reklame, atau benda lainnya;
  3. kata yang belum diketahui artinya, misal: nama, Anda dapat mengaitkan kemiripan bunyi pada nama itu dengan kata lain, atau cari plesetan namanya.

Otak tidak selalu akan terus mengingat selamanya, jika itu dilakukan akan membuat otak menjadi sakit. Maka bantulah dengan visualisasi informasi yang diterima oleh otak, seperti pada kertas, memberikan warna, dan sebagainya untuk membuat kerja otak terus seimbang.

Prinsip kerja otak terdiri atas mengasosiasikan dan mengarsipkan. Informasi baru yang masuk ke otak akan dihubungkan dan dikaitkan dengan informasi lain. Tentunya informasi akan lebih mudah diingat jika semakin banyak berasosiasi dengan informasi lain.

Lakukanlah Latihan Awal Dengan Menghafal Hal-Hal Yang Sering Terlupa

Mengingat nama

Kesulitan dalam mengingat nama adalah salah satu hal yang paling sering dikeluhkan. Menurut Tony Buzan, pakar daya ingat, ketika sedang berkenalan dengan seseorang haruslah tertarik kepada lawan bicara tersebut, agar nama mereka lebih mudah ingat. Pastikan mendengar nama lawan bicara tersebut secara jelas. Jika perlu, dapat meminta orang itu mengeja namanya atau memintanya menyebutkan namanya kembali. Lalu, bayangkan apa saja yang dapat  dikaitkan dengan orang itu. Di akhir percakapan, mintalah kartu namanya.

Cara lain adalah Mnemonic. Cara kerja teknik ini adalah mengganti susunan nama seseorang dengan kata lain yang mudah dibayangkan. Ketika berkenalan, hubungkanlah nama orang tersebut dengan suatu hal. Temukan bagian yang menarik dari wajah atau karakteristik tubuhnya. Bayangkan jika bagian tubuh itu dilebihkan, misalkan: memancungkan dagu. Asosiasikan bagian tubuh yang sudah dilebihkan itu dengan kata ganti dari namanya yang sudah tentukan tadi.

Selain itu terapkan latihan lanjutan untuk mendukung keperluan belajar dan bekerja antara lain menghafal jadwal, menghafal penugasan, mengingat presentasi, dan belajar bahasa asing.

Otak Membutuhkan Asupan Gizi dan Olahraga

Sebagaimana tubuh, kerja otak juga membutuhkan asupan gizi serta olahraga guna menunjang sistem kerja yang optimal. Hal tersebut dapat dilakukan antara lain :

  1. Meminum air yang cukup. Tubuh manusia 70% terdiri atas air, begitu pula otak. Maka, kebutuhan utama yang diperlukan otak adalah air. Minumlah air yang cukup bahkan jika Anda tidak sedang haus.
  1. Berolahraga dan mengatur porsi makan. Otak memerlukan oksigen yang berfungsi membakar zat makanan menjadi nutrisi yang dapat diserap otak. Berolahraga, sering makan tetapi dalam porsi sedikit, dan menghindari polusi udara adalah kiat memperoleh oksigen yang memadai.

Nutrisi penting bagi otak karena berfungsi merangsang pembentukan zat kimia neurotransmitter, yaitu kurir yang mengantarkan pesan dari satu sel otak ke sel otak lainnya. Komunikasi antara sel-sel otak memicu terbentuknya kombinasi sel otak baru. Pengetahuan mutlak dibutuhkan oleh otak. Saat otak menerima pengetahuan baru, berkat neurotransmitter pengetahuan itu dikomunikasikan dari dan oleh sel-sel otak. Kerja aktif ini menghasilkan jaringan sel otak baru yang meningkatkan kecerdasan dan kreativitas seseorang. Berimajinasi pun membantu regenerasi sel otak sehingga tidak mudah pikun. Banyak juga orang yang melakukan olahraga mengingat menggunakan berbagai jenis permainan.

Selain asupan gizi dan olahraga fisik, tidur yang cukup dan menghindari stres amatlah penting. Kurang tidur dan stres menyebabkan kerja neurotransmitter berkurang. Untuk menghindari stres, Anda harus selalu berupaya berpikir positif.

Untuk mendapatkan sistem mengingat yang hebat oleh otak, Anda harus menguasai dulu Sistem Asosiasi. Kemudian, mulai untuk menerapkannya pada hal-hal sepele yang paling sering dilupakan, dilanjutkan secara bertahap ke hal lain yang sifatnya belajar, misal belajar bahasa asing. Secara bertahap pula, terapkan ke hal lain yang hanya dibutuhkan sekali-kali. Jika mengalami kesulitan, ulangi lagi dari mengingat hal-hal sepele. Demikian seterusnya.

Sutanto Windura berkata “Dalam keadaan tertentu atau darurat, Anda pasti hanya dapat mengandalkan daya ingat secara manual, yaitu otak Anda sendiri”. Terus menggunakan otak sebagaimana mestinya menjadi wujud atas syukur yang kepada yang kuasa.

Loading

Kunjungi juga website kami di www.lpkn.id
Youtube Youtube LPKN

Eko Pardiyanto
Eko Pardiyanto

Seorang guru, content creator dan penulis lepas

Artikel: 23

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *